February 11, 2018

Ketika Allah Mencintai Hambanya

cinta allah
Ketika Allah Mencintai Hambanya

Sesungguhnya Allah mengilhamkan kepada jiwa semua manusia ketaatan dan maksiat, namun beruntunglah orang yang mengambil ilham ketaatan dan merugilah orang yang mengambil ilham kemaksiatan.

“Maka Allah ilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketakwaan, sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya dan merugilah orang yang mengotorinya.” (QS Al-Syams [91] : 8-9)

Dan Allah mencintai orang yang terilhami oleh ketaatan dan ketakwaan, lalu ia bersegera menyucikan jiwanya dengan melakukan ketaatan dan ketakwaan.

Saudaraku yang selalu dicintai Allah SWT, sebenarnya untuk bisa mencapai kesuksesan itu tidak terlalu rumit asal cinkita kepada Allah SWT bukan cinta palsu. Karena ketika kita mencintai Allah lalu kemudian Allah mencintai kita, maka :

ketika kita mendengar, telinga kita adalah telingaNya. ketika kita melihat, mata kita adalah mataNya. ketika kita berkarya, tangan kita adalah tanganNya. ketika kita melangkah, kaki kita adalah ‘kakiNya’

Ketika Allah Mencintai Hambanya

Allah selalu memberi apapun yang kita pinta, dan selalu menjadi penolong kita setiap saat kita butuhkan. Adakah yang mustahil bagi Allah?

Maka bagi kitapun tidak ada yang mustahil, apapun yang ingin kita raih jika kita sudah benar-benar mencintai Allah SWT, Allah akan selalu menolong kita

Namun seringkali kita justru memilih menjauh dari Allah SWT. bahkan meninggalkanNya, seolah kita tidak butuh Dia terlibat didalam segala aktifitas kita, seakan kita tidak butuh AturanNYA untuk mengatur kehidupan kita. Betapa sombongnya kita.

Betapa lelah dan capeknya untuk meraih apa yang kita inginkan ketika semua itu kita lakukan hanya dengan tangan-tangan kita yang lemah ini, dengan mata kita yang seringkali tertipu, dengan jangkauan pendengaran kita yang terbatas ini, dengan kaki-kaki kita yang juga rapuh ketika menempuh perjalanan jauh. Sampai kapankah kita memulai lebih dekat denganNYA ?
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post